DIABETES MELITUS
INSPIRATIONS, PERSONAL

Tentang Diabetes Melitus dan Cara Pencegahannya

Diabetes melitus merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah hingga melebihi batas normal (kadar gula darah puasa > 126 mg/dL). Tingginya kadar gula darah pada penderita diabetes melitus ini berkaitan dengan gangguan produksi atau kerja hormon insulin. Padahal, hormon ini berperan penting dalam pengaturan kadar glukosa darah dengan cara membantu penyaluran glukosa ke sel-sel tubuh.

Seperti yang kita ketahui, pankreas adalah organ yang memproduksi insulin. Pada seseorang yang terkena diabetes mellitus, terjadi gangguan dalam produksi atau kerja insulin. Jika insulin tidak diproduksi atau tidak dapat berfungsi dengan baik, maka glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel-sel tubuh untuk dibakar menjadi energi. Akibatnya, kadar glukosa di dalam darah meningkat. Inilah kondisi umum yang biasa disebut sebagai diabetes melitus. Sumber: disini

Saya sangat dekat dengan Diabetes

Sebagai anak dari orangtua (mama) yang menderita diabetes, saya jadi lebih concern terhadap apa yang saya makan dan minum. Menurut saya orang yang kena diabetes itu bisa dibilang sakit nggak sakit. Kelihatan dari luar sehat dan baik-baik saja tapi sebetulnya dia sakit. Dan sedihnya diabetes melitus ini termasuk penyakit yang belum bisa disembuhkan.

Mama saya sudah menderita penyakit ini sejak 12 tahun yang lalu. Diawali oleh pola makan dan aktivitas yang nggak seimbang. Saat itu mama saya sedang hamil adik bontot saya, dan mama harus melahirkan prematur karena plasenta bawah. Perkiraan dsog nya mama akan melahirkan dalam usia kandungan 7 bulan. Lalu mama disarankan oleh bidan yang kebetulan tetangga untuk mengkonsumsi es krim supaya anaknya nanti saat lahir nggak terlalu kecil.

Berdasarkan saran tersebut akhirnya mama saya rutin mengonsumsi es krim. Saya ingat betul dimana freezer yang dulunya penuh ikan dan daging seketika berubah jadi penuh es krim kotakan. Soalnya 1 kotak es krim mama habiskan dalam waktu 3 hari. Belum lagi jus-jus yang rutin papa buat untuk mama setiap hari. Paling sering papa buatin mama jus alpukat super kental dengan susu cokelat yang nggak nanggung banyaknya.

Kondisi kehamilan plasenta bawah mama membuat mama hanya bisa bedrest dan tidak bisa berolahraga. Karena mama akan pendarahan jika beraktivitas cukup banyak. Dan pendarahannya itu bukan sekedar darah yang mengalir dari jalan lahir (yang kayak di tipi-tipi) tapi mama keluar darahnya itu bentuknya kayak daging. Saya waktu itu masih smp jadi masih ingat betul sampai sekarang.

Akibat apa yang mama konsumsi tidak sebanding dengan aktivitasnya yang hanya tidur seharian, bikin mama jadi terkena diabetes saat adik saya lahir. Memang adik saya lahir dengan ukuran yang cukup besar saat itu untuk bayi prematur 8 bulan, yaitu 3 koma sekian kilo. Tapi resikonya adalah mama saya terkena diabetes dan sampai saat ini masih harus terus kontrol ke dokter tiap bulan dan minum obat setiap hari bahkan suntik insulin untuk menjaga gula darahnya tetap stabil.

Well, seperti yang saya singgung diatas, penyakit diabetes melitus belum bisa disembuhkan total sampai hari ini. Kalau bisa tentu mama saya pasti udah melakukan serangkaian pengobatan atau mungkin operasi agar sembuh total. Yang bisa dilakukan adalah rutin minum obat dan jaga pola makan. Karena kalau hanya sekedar jaga pola makan saja tetap nggak berpengaruh, kecuali puasa, tapi ya masa sih mama saya puasa mulu 😀

Baca: ciri – ciri tubuh mengalami kelainan gula darah

 

Mencegah diabetes melitus

header jadi

Ardiba Sefrinda, food blogger yang juga seorang ibu dan teknolog pangan ini pun berbagi kiat nya seputar pencegahan diabetes melitus dibawah ini:

Kurangi (bahkan kalau bisa sama sekali tidak) mengonsumsi makanan manis dan perbanyak minum air putih

Kalau lagi pengen banget makan yang manis-manis coba deh cari dari buah yang memang udah manis, kayak pisang atau semangka atau lengkeng. Sekarang saya malahan udah nggak gitu suka nyemil makanan manis, tapi seringnya jadi beli cemilan yang asin-asin hehe.

Mengonsumsi karbohidrat kompleks

Sumber karbohidrat itu nggak hanya dari nasi, kita bisa mengonsumsi umbi-umbian, jagung, atau singkong. Walaupun memang melepaskan diri dari ketergantungan akan nasi itu berat. Kalau memang bener-bener nggak bisa lepas dari nasi, bisa mengonsumsi nasi yang sudah dipanaskan ulang bukan nasi baru. Karena kadar gula dari nasi yang sudah dipanaskan ulang lebih rendah dari nasi yang baru. Atau bisa juga mengganti dengan beras merah seperti yang dilakukan oleh mama saya.

Thanks to mba Diba ini, karena saya jadi tau ada yang namanya teknologi pangan yang mulai mengembangkan beras analog. Dimana psikologis kita akan berpikir kita sudah makan nasi padahal berasnya itu bersumber dari karbohidrat selain beras. Keren nih..

Memperbanyak olahraga

Aktivitas fisik diperlukan untuk menjaga gula darah. Dengan adanya aktivitas fisik, glukosa dalam tubuh akan diubah menjadi energi sehingga tidak terendap dalam darah atau tertimbun sebagai lemak dibawah kulit. Jalan kaki adalah olahraga yang paling murah meriah serta berdampak besar untuk tubuh.

 

Segitu aja sharing pengalaman dan tipsnya, semoga bermanfaat dan kita semua sehat selalu yaa..

 

Contact Ardiba Sefrinda

Facebook | Instagram | Twitter | Youtube